antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA,SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

Menyediakan Bibit Belut Dengan Kualitas

antok Farm, Jual Benih Ikan

Menyediakan Bibit nila dengan kondisi baik

Showing posts with label potensi belut. Show all posts
Showing posts with label potensi belut. Show all posts

Tuesday, December 16, 2014

Cara Budidaya Bibit Belut


Bibit belut atau benih belut memang salah satu faktor utama kesuksesan budidaya belut. Sehingga pembibitan belut merupakan salah satu kegiatan utama proses budidaya belut. Untuk membibitkan belut yang diperlukan adalah pengetahuan tentang pemilihan belut untuk dijadikan indukan. Ada yang unik dalam kehidupan sex belut, ada yang beranggapan bahwa antara belut bisa bertukar jenis kelamin.


Pada awal tumbuh dewasa, belut akan cenderung untuk berjenis kelamin betina yang mempunyai telur yang siap untuk dibuahi. Setelah terjadi proses alami perkawinan dan telah menetaskan telur makan induk betina tadi otomatis berubah menjadi induk jantan.

Tetapi ada juga belut yang akhirnya tidak tumbuh kelamin sehingga disebut belut banci. Ciri-ciri belut yang sudah bisa dijadikan indukan adalah :

  1. Umur belut sekitar 3-5 bulan.
  2. Agresif dan sangat lincah bergerak.
  3. Tubuh induk harus bersih dan mulus tidak ada luka.
  4. Tubuh keras.
Ciri-ciri belut jantan :
  1. Bentuk kepala tumpul.
  2. Panjang badan lebih dari 30 cm.
  3. Bentuk ekor kurang lancip.
  4. Berumur lebih dari 7 bulan
Ciri-ciri belut betina :
  1. Bentuk kepala runcing.
  2. Panjang badan kurang dari 30 cm.
  3. Bentuk ekor lancip.
  4. Berumur kurang dari 7 bulan.
Untuk melakukan perkawinan, belut mempunyai perilaku yang khas. Jadi perilaku ini harus diamati untuk kesuksesan dalam membibitkan belut. Proses dan tahap belut melakukan reproduksi adalah sebagai berikut : 
  1. Biasanya belut dewasa akan saling "menjajaki" pasangannya dengan cara melihat-lihat dan bergerombol. Belut betina akan mencari belut jantan untuk membuahi telur yang sudah siap untuk dikeluarkan dari perutnya.
  2. Pada waktu bergerombol itulah nantinya akan ditemukan masing-masing pasangan belut sesuai dengan nalurinya. Biasanya pasangannya tidak terlalu jauh dalam hal ukuran tubuh. Tubuh belut jantan akan sedikit lebih besar dibandingkan dengan tubuh belut betina.
  3. Sebelum pembuahan biasanya belut jantan akan membuat lubang/sarang untuk kawin. Setelah menemukan pasangannya, pasangan itu akan berenang menuju sarng yang sudah dipersiapkan dan perkawinan akan terjadi di tempat ini.
  4. Setelah beberapa hari dari proses perkawinan pada permukaan air akan muncul busa berwarna putih kekuningan. Belut betina akan meyimpan telur yang dikeluarkan dari perutnya pada busa tersebut. Setelah mengeluarkan telur belut betina akan pergi mencari makan dengan cara membuat lubang persembunyian dan menunggu mangsanya dari situ. Sedangkan telur yang berda pada busa itu akan ditunggui oleh induk jantan.
  5. Setelah 1-7 hari telur belut akan menetas, selama itu pula busa yang menyimpan telur itu akan bertahan. Selama proses telur sampai menetas menjadi larva, belut jantan akan selalu menjaganya.
  6. Setelah menetas menjadi benih maka benih belut ini harus mencari makan sendiri. Belut termasuk binatang kanibal sehingga sebaiknya jika memelihara belut usahakan mepunyai ukuran yang seimbang supaya kanibalisme bisa ditekan. Jika benih sudah ada sebaiknya dipisahkan dan dibuatkan kolam yang berbeda dengan belut dewasa lainnya.
Belut bisa bereproduksi lebih dari satu kali dalam satu siklusnya. Ini disesuaikan dengan tingkat kesuburan masing-masng induk betina.

Sumber: agrobisnisindonesiaku.blogspot.com

Thursday, March 20, 2014

Potensi Budidaya Belut Di Kabupaten Sleman Yogyakarta

Sulitnya pasokan belut mentah yang biasa didapat dari petani lokal membuat pengembangan makanan olahan belut di Kabupaten Sleman ini sedikit terhalang.

Kebutuhan belut di Sleman seluruhnya masih dipenuhi pasokan luar kota. Belut didatangkan dari wilayah Klaten, Purworejo, dan Jawa Timur.

“Pasokan dari lokal belum bisa terus-menerus karena belum ada budidaya,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Sleman, Widi Sutikno dikonfirmasi, Sabtu (15/3).

Budidaya belut dinilai belum menjadi pilihan masyarakat Sleman. Selama ini, perikanan air tawar masih terkonsentrasi pada budidaya nila, udang, dan gurame. Kalaupun ada pasokan belut lokal, budidaya masih bersifat sambilan.

Meski demikian, permintaan belut yang terus melonjak di Sleman dinilai Widi bisa menjadi pemicu budidaya setempat. Sleman saat ini telah memiliki pusat kuliner belut di Kecamatan Godean. “Ini prospek pasar yang bagus,” ungkap Widi.

Pembuatan budidaya belut di Sleman diakui Widi membutuhkan waktu cukup panjang. Budidayabelut dinilai lebih sulit dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya seperti nila dan gurame. Namun, budidaya belut masih memungkinkan dikembangkan di Sleman.

Pedagang olahan belut di Godean, Rani mengungkapkan satu kali produksi kripik membutuhkan hingga 1 kuintal belut mentah. Harga belut mentah mencapai Rp 30 ribu perkilogram yang dipasok dari Lumajang dan Klaten. Setelah diolah menjadi kripik, harga belut melonjak menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Kepala Kecamatan Godean, Ahmad Yuno Nurkaryadi mengungkapkan wilayahnya sudah lama dikenal sebagai sentra kuliner belut. Makanan olahan belut tersebut menambah potensi wisata wilayah setempat. “Wisata kuliner belut masih berpotensi dikembangkan di Godean,” ujarnya.(Sumber : Republika , budidaya ikan)