antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA,SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

antok .Farm MELAYANI PENGIRIMAN ANTAR PULAU. HARGA BISA DINEGOSIASIKAN, BERGARANSI, DAN BERPENGALAMAN BERTAHUM-TAHUN MENGIRIM JARAK JAUH SEPERTI; MEDAN, RIAU, PALEMBANG, BALIKPAPAN, SAMARINDA, PONTIANAK, JAKARTA, SULAWESI, PAPUA, TAIWAN DLL.

antok Farm, Jual Benih Ikan

Menyediakan Bibit Belut Dengan Kualitas

antok Farm, Jual Benih Ikan

Menyediakan Bibit nila dengan kondisi baik

Showing posts with label Telur Larva Ikan. Show all posts
Showing posts with label Telur Larva Ikan. Show all posts

Sunday, March 17, 2013

Permintaan Benih Gurami Membuat Petani Tasik Kuwalahan


Di Tasikmalaya hanya dapat memenuhi 50% untuk permintaan produksi benih ikan gurami, dikarenakan kondisi alam serta keterbatasan lahan yang berpengaruh pada jumlah benih dan kualitas produksi ikan gurami tersebut
Tani Maju Makmur Kawalu Kota Tasikmalaya misalnya, hanya memiliki 20 bak penetasan telur, pendedaran 30 bak dan bak pembesaran 15 kolam. Rata-rata ukuran bak pendedaran dan penetasan 3X2 ata 4X2 meter.
Sedangkan jumlah penetasan, 1 bak atau satu sarang maksimal menghasilkan 2000 – 5000 telur atau rata-rata 3000 telur yang bisa menetas. Setelah itu ditampung di bak pendedaran pertama selama usia 2 bulan.
Ketua Kelompok Tani Maju Makmur Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya Eris Setiawan mengatakan, produksi ikan Gurami di kelompoknya hanya sampai pada pendedaran dan tidak dilanjutkan pada pembesaran. Pendedaran tersebut hingga usia aman dari mortalitas selama 2 bulan seukuran 2-3 CM, kemudian dijual kepada petani yang khusus usaha di bidang pembesaran Gurami.
“Pendedaran 1 bulan sampai harga Rp200/ekor ditambah 1 bulan sortir menjadi harga Rp300/ekor. Pasar yang paling benyak menerima ikan gurame dari Tasikmalaya, Kota dan Kabupaten Bandung, Cirata yang dibesarkan di jaring apung,” kata Aris, Selasa (26/3).
Untuk saat ini produksi ikan Gurami cukup baik karena cuaca relative stabil antara panas dan hujan. Kondisi ini berpangruh pada tingkat kematian Gurami yang hanya mencapai 2%. Sedangkan bila kondisi cuaca ekstrem kematin Gurami bisa mencapai 50% sejak benih hingga pembesaran usia konsumtif.
Untuk pendedaran katanya, paling tidak di kelompok taninya mampu produksi 2000 ekor setiap hari. Sedangkan untuk pembesaran Aris melempar kepada para petani lain, setelah besar ditarik kembali dan dijual melalui kelompok. “Kami di sini hanya pendedaran. Setelah itu ada petani lain yang membesarkan. Setelah besar kita kumpulkan lagi dan kemudian dijual,” katanya.
Menurutnya, support pemerintah relative sudah bagus, baik dari pemerintah pusat ataupun daerah. Sering katanya, pihak dinas pertanian dan perikanan menginformasikan kepada para petani daerah yang membutuhkan suplai gurami. Selain itu, kelompok juga kata Aris sering mendapat kegiatan berupa pelatihan budidaya ikan yang benar juga layak jual.
“Malah tanggal 13 Maret mendatang kami juga diberi pelatihan untuk budi daya ikan gurami. Kami juga sudah mendapat pinjaman modal dari bank dengan persyaratan yang dipermudah,” katanya. 
(Sumber : Bisnis Jabar, bididaya ikan)

Friday, February 1, 2013

Kenyamanan dalam bertelur Gurami


Kolam ikan yang diberi ijuk dengan diberi pembatas bamboo ditengahnya, dapat menjadi tempat yang baik untuk roduksi pemijahan ikan gurami yang sudah berumur 3 tahunan
Menurut Ketua Kelompok Pembudidaya Gurami ‘Langgeng Mulya’ asal Minggir Sleman, Rohani, ijuk-ijuk tersebut akan diambili gurami untuk membuat sarang. Namun, bisa diganti dengan rumput kering meski ada risiko telur gurami cepat busuk. “Sarang gurami dari ijuk akan dibuat membulat. Ketika sudah bertelur, sarang kelihatan menutup atau tak ada lubangnya,” jelas Rohani, Selasa (29/01/2013).
Sarang yang sudah menutup, kata Rohani bisa diambil dan telur dapat ditetaskan di ember ukuran besar. Ada juga yang langsung menjual telur gurami ini dengan harga Rp40 per butirnya. Padahal setiap indukan betina mampu menghasilkan sampai enam ribu telur.
“Setelah telur menetas anakan umur 12 hari dapat dipindah ke kolam pembesaran. Makanannya masih cacing sutera sampai anakan gurami umur satu bulan. Anakan gurami lebih dari satu bulan sudah bisa diberi pelet maupun irisan dedaunan seperti daun kelor dan pepaya,” imbuhnya.

Dia menambahkan bibit gurami berumur satu bulan sudah bisa dipasarkan dengan harga Rp250 per ekor dan bila mencapai ukuran jempol tangan orang dewasa menjadi Rp500 per ekornya. Bibit selain dijual-belikan, dapat dijuga dibesarkan sendiri untuk dijadikan gurami ukuran konsumsi. 

Sumber : KR Jogja, budidaya ikan

Tuesday, January 29, 2013

CARA PENETASAN TELUR GURAMI YANG AMAN



v    Telur gurami / larva tahan 24 jam  lebih di dalam kantong plastik yang terisi sejumlah 2500 butir. Teruji dikirim dari Jogja ke Lampung dan Palembang, aman dan tidak ada yang mati.


CARA YANG LEBIH EFESIEN

1.   Sebelum telur ditebar , airnya yang sudah direndam + 3 hari. Selanjutnya pada pagi atau   siang hari jam 07.00 dikasih obat blitz warna biru. Sementara telur disimpan di ember dengan air yang lama dari kolam atau yang penting jernih.
2.   Setelah umur  5-7 hari dikasih makan , kalau ada cacaing sutra (merah), altemia atau makanan udang / floor. Umur 10-15 hari  kotoran di dasar  tanah atau  kolam  terpal atau semen permanendibersihkan secara pelan-pelan atau disedot menggunakan selang ukuran ½ inc. dari umur 3-seterusnya  air harus mengalir sebesar paku reng / kemricik.
3.   Dikasih obat 3 hari sekali supaya terhindar dari penyakit & stress.
4.   Bila penetasan memakai ember cucian atau stereform air harus mengalir (air tetes) terus menerus.
5.   Bila memakai bak ukuran 2x2, 3x3 atau 3x4. Bak semen dibersihkan terlebih dahulu.
6.   Jangan diberi air baru yang dari sumur / pam.
7.   Usahakan jangan sampai terkena air hujan.
8.   Jaga kebersihan air .

Sumber : jualbenihikan.com


Saturday, December 8, 2012

Penyebab Turunnya Produksi Telur Ikan Gurami

Telur Ikan Gurami

Turunnya produksi telur ikan gurami bisa disebabkan antara lain karena kualitas induk gurami (kurang bagus atau sudah tergolong afkir) dan lingkungan/kualitas air. Induk gurami yang bagus bisa didapatkan dari hasil seleksi sehingga secara genetik memang memiliki sifat-sifat yang unggul, yaitu pertumbuhan cepat, tahan penyakit,dan toleran terhadap perubahan lingkungan.
Induk ikan gurami yang demikian bisa Anda dapatkan informasinya di balai Perikanan setempat. Penyediaan induk ikan gurami unggul oleh balai dapat menjamin kualitas induk ikan gurami yang dipelihara oleh pembudidaya yang selanjutnya mempengaruhi produksi telur dan benih gurami. Untuk memperbaiki mutu induk yang dihasilkan dilakukan perbaikan genetik induk dengan cara perkawinan silang (cross breeding) untuk menjamin pertumbuhan dan daya tahan yang tinggi terhadap penyakit dan tidak diperkenankan perkawinan satu keturunan (in breeding).
Pemberian pakan yang berkualitas juga mempengaruhi kualitas induk gurami yang pada akhirnya berpengaruh ke produksi telur gurami. Induk gurami memerlukan nutrisi yang cukup dan seimbang agar dapat memproduksi telur dalam jumlah yang banyak dengan kualitas yang bagus. Nutrisi ini berguna untuk pertumbuhan induk itu sendiri dan juga untuk produksi telurnya.
Jika nutrisi tidak mencukupi maka hanya akan cukup untuk pertumbuhan induk saja, sehingga dampaknya produksi telur gurami tidak akan terjadi atau kalaupun bisa memproduksi telur ikan gurami maka kualitasnya kurang bagus. Nutrisi untuk indukan bisa Anda dapatkan melalui penggunaan pakan buatan yang memang sesuai untuk induk (pakan khusus induk) atau pakan alami.
Selain faktor diatas, perlu diperhatikan juga kualitas kolam. Jika kualitas air tidak layak maka induk gurami akan terganggu system metabolisme tubuhnya sehingga produksi telur ikan gurami juga akan terganggu. Dalam hal ini persiapan lahan menjadi hal yang penting. Persiapan lahan yang harus dilakukan antara lain pengeringan lahan, pengapuran,dan pemupukan. Akan lebih baik lagi jika ditambahkan suplemen tambahan, seperti vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh atau probiotik.
Kualitas air yang dibutuhkan induk gurami yaitu air tenang, bersih, dasar kolam tidak berlumpur, tidak tercemar bahan kimia beracun dan limbah , derajat keasaman air (pH) 6,5-8. Apabila pH di bawah 6,5 maka untuk menaikkan pH di lakukan pengapuran dengan CaCO3, sedangkan apabila pH diatas 8 maka untuk menurunkan dilakukan pemupukan dengan pupuk kandang. Terima kasih kepada www.budidaya-ikan.com atas infonya yang bermanfaat Sumber: (stp/winarto)/ budidaya-iakan

Friday, December 7, 2012

Alat Penghitung Telur Ikan Gurami Digital

Jual telur ikan gurami
Telur Ikan gurami

Selama ini kami selaku penggiat pembenihan ikan gurami sering mengalami kesulitan jika harus menghitung manual telur ikan gurami, apalagi jika jumlah telur ikan gurami yang dihitung dalam jumlah banyak. Salah menghitung menjadi masalah karena kepercayaan pembeli yang berkurang dan amanah yang tidak dijalankan. Terlalau detil mengitung menyebabkan telur ikan gurami rusak. Sehingga kami harus memeberikan cadangan agar jumlah gurami jangan sampai kurang, kelebihan hitung lebih kami senangi daripada kuarang. Namun kabar baik mengenai Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta berhasil mengembangkan alat penghitung telur ikan gurami menggunakan pengolahan citra/gambar membuat kami senang, berikut liputannya. Alat penghitung telur ikan gurami digital tersebut berhasil menyabet medali emas dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di Yogyakarta 9-14 Juli lalu. Adalah Zulfikar Alfan Kamil, Meldi Rahma Saputra dan Dinan Yulianto, mahasiswa UAD yang melakukan inovasi alat penghitung telur ikan gurami digital menggunakan teknologi pengolahan citra tersebut. Ide membuat alat penghitung telur ikan gurami ini berangkat dari repotnya menghitung jumlah telur ikan gurami yang akan dijual oleh para pembudidaya ikan gurami. Saat ini para pembudidaya masih melakukan penghitungan telur ikan gurami secara manual yang tingkat akurasinya rendah.Penghitungan secara manual mungkin tidak terlalu menjadi masalah jika telur ikan gurami yang dihitung jumlahnya sedikit. Namun di daerah sentra penghasil telur ikan gurami biasanya transaksi pembelian telur gurami bisa mencapai 10 – 50 ribu butir telur gurami. Dengan adanya alat penghitung telur ikan gurami digital tersebut diharapkan dapat membuat proses penghitungan telur ikan gurami menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.. Semoga Bermnfaat!!!Sumber: (uad) -budidaya-ikan

Wednesday, November 14, 2012

POTENSI PERIKANAN KALIMANTAN TIMUR



Kalimantan Timur memiliki potensi perikanan air tawar yang besar karena ditunjang dengan sungai dan danau yang cukup luas. Namun kurangnya sumber daya manusia di bidang perikanan adalah salah satu kendala yang dihadapi Pemprov Kalimantan Timur. Pemprov Kalimantan Timur juga terus berupaya mengembangkan perikanan air tawar seperti di sungai dan danau. 


"Gubernur telah mencanangkan program 500.000 keramba yang ditargetkan terpenuhi pada tahun 2015. Program ini telah ditunjang oleh pemerintah kabupaten/kota melalui kontrak produksi, serta lembaga perbankan milik daerah seperti BPD Kaltim yang memberikan kredit perikanan sejahtera bagi masyarakat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Iwan Mulyana, yang ditemui di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, visi dari Kementerian Kelautan RI adalah menjadikan Indonesia sebagai produsen ikan terbesar di dunia pada tahun 2015.

Gubernur Kalimantan Timur mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota yang di daerahnya terdapat danau-danau eks tambang, untuk segera menindaklanjuti pemanfaatan danau-danau tersebut yang merupakan program pemerintah pusat.
"Secara nasional sudah dicanangkan Gerakan Peningkatan Produksi Ikan Pasca Tambang (GP2IPT), yang bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui lahan eks tambang. Berdasarkan data yang ada, danau eks tambang yang sudah terinventarisir sekitar 83 buah dan masih banyak lagi yang belum terdata. Saya minta instansi terkait segera merespon cepat hal ini," kata Gubernur Kalimantan Timur.
Terkait seruan Gubernur tersebut, Iwan Mulyana menjelaskan bahwa keramba untuk budidaya ikan air tawar di lahan eks tambang harus memiliki sumber air yang mengalir. Selain itu sebelumnya danau-danau tersebut terlebih dahulu harus dilakukan pengujian laboratoris agar aman digunakan untuk pemeliharaan dan hasilnya bisa dikonsumsi masyarakat.
"Untuk danau-danau eks tambang tidak bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keramba, harus terlebih dahulu dilakukan penelitian dan pengujian laboratoris agar aman digunakan untuk pemeliharaan dan di konsumsi masyarakat," jelas Iwan.
Kabid Budidaya Perikanan Rusdi Sopeangat, saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan sedang melakukan program pengembangan kawasan budidaya air laut, air payau dan air tawar. Kegiatan tersebut dilakukan melalui uji coba pengembangan ikan air tawar yang mudah dipelihara, seperti ikan mas, ikan nila, dan ikan patin di sungai, danau dan eks tambang, yang disebar di beberapa daerah seperti Samarinda dan Kutai Kartanegara.
"Dalam beberapa bulan ke depan akan kita lihat hasilnya, sifatnya lebih bagus yang mana. Kita berharap mendapatkan hasil dengan kualitas yang baik pada saat panen nanti," tambah Rusdi. 
Banyaknya danau-danau alami maupun danau-danau bekas pertambangan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, selain infrastruktur yang memadai kesediaan benih, bibit ikan seperti nila, lele, patin, bawal, gurami, mas dan lain-lain mutalak disediakan oleh balai benih maupun pihak perorangan. Pihak perorangan banyak mengadakan benih ikan dari pulau jawa seperti dari dari Yogyakarta.

Friday, November 9, 2012

Melirik Bisnis Bibit / Benih Ikan Gurami di Medan


Ikan gurame, diolah dengan cara apapun, ikan air tawar ini tetap memiliki rasa khas daging gurih, sedikit manis dan memiliki duri yang lunak. Dengan rasanya, harga yang tinggi pun menjadi layak untuk dibeli. Banyaknya rumah makan dan restoran yang menyajikan menu ikan gurame menjadi peluang besar bagi siapapun yang ingin membudidayakannya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Feri, salah seorang pemilik penangkaran bibit ikan gurame di UD Parna yang berada di Jalan Medan - Tanjung Morawa KM 10,5 Medan. Di tempatnya memelihara ribuan bibit gurame, Feri menjelaskan bahwa gurame termasuk ikan yang paling banyak diminati oleh para pembudidaya baik di sekitar Medan hingga Aceh. Ia menilai, banyaknya minat pembudidaya ikan gurame dapat dilihat dari banyaknya pemesanan. "Mulai dari yang memesan dalam jumlah minimal 1450 ekor hingga ribuan selalu datang setiap minggunga," katanya kepada MedanBisnis, Jumat (28/9).

Saat ini saja, lanjut Feri, ia memiliki bibit ikan gurame ukuran 2,5 - 3 inci sebanyak lebih dariu 20.000 ekor. Bibit tersebut sebagaimana biasanya tidak akan lebih dari  5 hari sudah habis terjual. Menurutnya, meskipun untuk pasaran pembudidaya lokal membeli bibit dalam jumlah ratusan ekor namun karena banyak yang membeli maka jumlah tersebut akan habis dalam waktu yang tidak lama. "Bibit ikan gurame ini selalu habis dalam waktu tak sampai seminggu," katanya.

Ia mengatakan bahwa jika bibit yang berada di kolamnya habis, dirinya selalu memesan dari  Padang, Sumatera Barat dalam jumlah ribuan ekor. Pemesanan bibit ikan gurame dari Padang hanya memakan waktu 1 malam sehingga bibitnya masih dalam kondisi yang baik dan siap untuk dibudidayakan serta terjamin tidak terserang penyakit apapun karena dirawat dengan baik.

Menurutnya, selama ini yang paling banyak melakukan pembibitan dalam skala yang besar memang masih di Padang, sementara ddi  Sumatera Utara belum banyak yang melakukannya. "Ya, mau tak mau kita harus ambil dari Padang, karena bibitnya pun bagus," ungkapnya.

Sambil menyeruput kopi panas mengatakan bahwa bisnis bibit ikan gurame hingga saat ini masih sangat baik. Hal ini menurutnya bisa dibuktikan dengan mudah bahwa 25 tahun sejak didirikan, tidak pernah mengalami sepi pemesanan bibit ikan, baik ikan emas, nila, lele, gurame dan ikan air tawar lainnya. Dikatakannya kalau saja bisnis bibit ikan gurame tidak bagus, maka sudah pasti dirinya tidak  akan menjual bibit gurame dan hanya menjual bibit-bibit ikan yang laku saja. "Di sini semua bibit ikan laku semua, gurame biarpun harganya tinggi  tapi kami tak pernah takut akan merugi dengan tiadanya pembeli," katanya.

Ia menilai, cukup  mudah untuk melihat
prospek dari bisnis bibit iken gurame, misalkan bahwa di banyak rumah makan dan restoran seringkali menyediakan menu hidangan ikan gurame dengan berbagai jenis penyajian. Hal tersebut menunjukkan bahwa diolah bagaimanapun ikan gurame tetap memiliki rasa yang khas yang disukai  oleh kebanyakan orang. Apalagi dengan harga jual per kilogram yang cukup bagus. Menurutnya, permintaan ikan gurame akan tetap banyak sampai kapan pun. Dengan demikian, jika ingin membudidayakan ikan gurame tidak perlu khawatir akan kehilangan pasar. 

Ia mengatakan, bibit ikan gurame yang dimilikinya terdiri dari 2 ukuran, yakni ukuran 2,5 inchi dan 3 inchi dengan harga yang juga selisih sedikit saja. Ia mengatakan bibit ikan gurame yang ukurannya 2,5 inchi dijual dengan harga Rp. 2000 dan Rp 2500 per ekornya. Menurutnya, harga bibit tersebut jika dibandingkan dengan bibit ikan lainnya semisal lele yang hanya kisaran Rp  150 - Rp 250 per ekor, tentu memiliki rentang yang cukup  jauh. Namun demikian, menurutnya harga tersebut setimpal dengan harga jual ketika dewasa, yakni setelah bersuaia sekitar 8 bulan. "Kalau sudah besar, ikan gurame bisa harganya bisa mencapai Rp 50.000 per kilogram, sementara kalau lele, jauh di bawahnya," ungkapnya. 

Dalam seminggu, dikatakannya, minimal orang yang datang membeli dalam jumlah 300 - 500 ekor. Pembeli dalam jumlah yang sedikit tersebut biasanya dilakukan oleh pembudikdaya skala kecil yang mana memiliki kolam yang ukuran dan jumlah yang terbatas. Namun demikian, menurutnya, jika yang melakkukan pemesanan dalam jumlah kecil sangat banyak, maka sangat memungkinkan jika puluhan ribu bibit ikan gurame yang ada di kolamnya akan habis dalam waktu yang tidak lama. 

Ia mengaku, dengan melihat masih tingginya minat pembudidaya ikan gurame di SUmut, menurutnya prospek bisnis dari  bibit ikan gurame masih sangat terbuka lebar. Apalagi karena saat ini harga gurame di pasaran tetap tinggi yang mana hal tersebut juga mengindikasikan bahwa ikan gurame memiliki kelas yang lebih tinggi daripada ikan air tawar lainnya. "Saya yakin, bisnis bibit ikan, khususnya gurame akan tetap bisa menguntungkan, kalau tidak, tak mungkin kami bisa bertahan hingga 25 tahun," ungkapnya. (Sumber: Medan bisnis)
Sebagai tambahan, permintaan benih gurami yang cukup tinggi di Medan, Sumatera Utara biasa dipenuhi dari Jawa misalkan dari Petani Ikan Gurami dari Yogyakarta, yang diterbangkan dalam bentuk larva, telur, benih ukuran kecil ikan gurami. (Red.)

Sunday, September 16, 2012

Mengatasi Penyakit pada Ikan Gurami

penyakit benih ikan
Penyakit
Gangguan yang dapat menyebabkan matinya ikan adalah penyakit yang disebut penyakit non parasiter dan penyakit yang disebabkan parasit. Gangguan-gangguan non parasiter bisa berupa pencemaran air seperti adanya gas-gas beracun berupa asam belerang atau amoniak; kerusakan akibat penangkapan atau kelainan tubuh karena keturunan. Penanggulangannya adalah dengan mendeteksi keadaan kolam dan perilaku ikan-ikan tersebut.
Memang diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk mengetahuinya. ikan-ikan yang sakit biasanya menjadi kurus dan lamban gerakannya.
Gangguan lain yang berupa penyakit parasiter, yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur dan berbagai mikroorganisme lainnya. Bila ikan terkena penyakit yang disebabkan parasit, dapat dikenali sebagai berikut:

1)Penyakit pada kulit; pada bagian-bagian tertentu berwarna merah terutama di bagian dada, perut dan pangkal sirip.
2)Penyakit pada insang; tutup insang mengembang. Lembaran insang menjadi pucat, kadang-kadang tampak semburat merah dan kelabu
3)Penyakit pada organ dalam; perut ikan membengkak, sisik berdiri.
Pencegahan timbulnya penyakit ini dapat dilakukan dengan mengangkat ikan dan melakukan penjemuran kolam beberapa hari agar parasit pada segala stadium mati. Parasit yang menempel pada tubuh ikan dapat disiangi dengan pinset.
Pengobatan bagi ikan-ikan yang sudah cukup memprihatikan keadaannya, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan kimia diantaranya:

1)Pengobatan dengan Kalium Permanganat (PK)
a.Sediakan air sumur atau sumber air lainnya yang bersih dalam bak penampungan sesuai dengan berat ikan yang akan diobati.
b.Buat larutan PK sebanyak 2 gram/10 liter atau 1,5 sdt/100 l air.
c.Rendam ikan yang akan diobati dalam larutan tersebut selama 30-60 menit dengan diawasi terus menerus.
d.Bila belum sembuh betul, pengobatan ulang dapat dilakukan 3 atau 4 hari kemudian.
2)Pengobatan dengan Neguvon. Ikan direndam pada larutan neguvon dengan 2-3,5% selama 3 mernit. Untuk pembe-rantasan parasit di kolam, bahan tersebut dilarutkan dalam air hingga konsentrasi 0,1% Neguvon lalu disiramkan ke dalam kolam yang telah dikeringkan. Biarkan selama 2 hari.
3)Pengobatan dengan garam dapur. Hal ini dilakukan di pedesaan yang sulit mendapatkan bahan-bahan kimia. Caranya: (1) siapkan wadah yang diisi air bersih. setiap 100 cc air bersih dicampurkan 1-2 gram (NaCl), diaduk sampai rata; (2) ikan yang sakit direndam dalam larutan tersebut. Tetapi karena obat ini berbahaya, lamanya perendaman cukup 5-10 menit saja. (3) Setelah itu segera ikan dipindahkan ke wadah yang berisi air bersih untuk selanjutnya dipindahkan kembali ke dalam kolam; (4) pengobatan ulang dapat dilakukan 3-4 hari kemudian dengan cara yang sama.Hama
Bagi benih gurame musuh yang paling utama adalah gangguan dari ikan liar/pemangsa dan beberapa jenis ikan peliharaan seperti tawes, gurame dan sepat. Musuh lainnya adalah biawak, katak, ular dan bermacam-macam burung pemangsa.

Semoga Bermanfaat!!!


Monday, September 12, 2011

Kenapa Gurami Menjanjikan?

Gurami memiliki prospek menjanjikan untuk dibudidayakan, baik skala kecil maupun besar. Hal itu didukung oleh faktor-faktor berikut :
  • Harga jual gurami lebih tinggi dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya, sehingga secara
  • ekonomi relatif lebih menguntungkan
  • Permintaan pasar terhadap guramih cukup tinggi dan masih belum terpenuhi, sehingga peluang
  • pasar masih terbuka lebar
  • Lahan budidaya masih tersedia luas, dapat berupa kolam semen, empang, ataupun waduk.
  • Data dan informasi tentang budi daya cukup memadai
  • Pakan untuk usaha pembenihan maupun pembesaran gurami tersedia sepanjang tahun.

Saturday, December 5, 2009

PROFIL USAHA


antok .Farm adalah sebuah usaha agrobisnis, khususnya dalam penyediaan bibit dan telur ikan gurami(Oshpronemus gouramy, Lacepede). Selain melayani kebutuhan local kami juga melayani pengiriman antarpulau (jarak jauh). Hal yang mendasari untuk melakukan pengiriman adalah adanya persebaran ikan gurami yang tidak merata di Indonesia.
Berikut kami sampaikan data dari Statistik Perikanan Budidaya Indonesia tahun 2000. Wilayah yang paling banyak menghasilkan benih ikan gurami adalah di Pulau Jawa dengan proporsi produksi mencapai 72% dari produksi nasional. Adapun provinsi yang menghasilkan benih yang terbesar berdasarkan data tersebut adalah Provinsi Jawa Tengah sebanyak 104.904.000 ekor.
Tabel 3.1. Produksi benih ikan gurami per pulau (dalam ribuan ekor)
Provinsi
Tahun 2000
Sumatera
62.406
Jawa
200.625
- DKI Jakarta
117
- Jawa Barat
-
- Jawa Tengah
104.904
- D.I Yogyakarta
35.006
- Jawa Timur
60.598
Bali dan Nusa Tenggara
2.048
Kalimantan
-
Sulawesi
-
Maluku dan Irian Jaya
15.000
Total
280.079
Sumber: Statistik Perikanan Budidaya Indonesia tahun 2000
Ditjen Perikanan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan
Ket : - = tidak ada data
Dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya, ikan gurami dapat dianggap memiliki keunggulan baik dari segi harga maupun permintaan konsumen sehingga dari segi persaingan dirasakan tidak ada masalah. Sementara itu permintaan yang cukup besar belum dapat dipenuhi dari produksi ikan gurami yang ada. Hal ini disebabkan oleh belum intensifnya teknologi budidaya ikan gurami. Dengan demikian, walaupun hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, peluang pasar masih terbuka.